Selasa, 28 Mei 2013

gagal dan gagal....kudune seperti itu

     
          Terpenting dalam menghadapi kegagalan adalah pensikapan terhadap kegagalan tersebut. Keterlenaan akan memberikan dampak negatif yang berupa penyakit mencari “kambing hitam”. Sudah barang tentu yang namanya penyakit akan memberikan multiple efect bagi penderita. Keragu-raguan akan mewarnai jalan hidup padahal hanya berpikir ragu-ragu saja akan mendatangkan kegagalan apalagi menjalani hidup dengan penuh keraguan. Pola kerja otak yang mengarah negatif (berpikir negatif) pun mulai bergerak dan dampaknya sangat luar biasa kinerja individu akan cenderung tidak produktif (menurun).
  
        Semakin sukses seseorang maka akan sering berjumpa dengan yang namanya kegagalan. Orang sukses tidak akan terlena dengan kegagalan yang menghampirinya. Orang sukses akan berbenah diri dan menyusun rencana baru guna melepaskan diri dari kegagalan. Kegagalan dijadikan cambuk untuk terus melangkah maju. 

        Berbeda dengan orang yang tidak sukses (orang yang gagal), mereka terlena dengan kegagalan. Orang gagal ini cenderung terjebak dalam pola pikir negatif atas kegagalan yang dialaminya. Oleh David J. Schwartz, Ph.D pakar leadership tingkat dunia dikatakan bahwa orang semacam ini akan menderita penyakit pikiran yang mematikan otak yang juga disebut penyakit yang mencari “kambing hitam” kegagalan. Akhirnya aksi menyalahkan pada banyak pihak bahkan pada Sang Pencipta-pun turut dipersalahkan dengan kegagalan yang menimpanya.



Kegagalan bukan berarti Tuhan meninggalkan Anda, tetapi Dia mempunyai rencana lebih baik.
Kegagalan bukan bearti anda tidak mencapai apa-apa, tetapi anda sudah mempelajari sesuatu
(Dr. Robert Schuller)
 http://mutek-tegal.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar